Keringat Bhabinkamtibmas Bersama Warga: Cor Jembatan Swadaya di Wangongira Jadi Bukti Nyata Polri ‘BERKAT’

 Humas Polres Halut – Di bawah terik matahari Desa Wangongira, Kecamatan Tobelo Barat, sebuah pemandangan humanis dan penuh makna tersaji nyata. Bukan sekadar melakukan patroli rutin, Bhabinkamtibmas Desa Wangongira, AIPTU Melkias J. Maatoke, S.H., memilih untuk melebur total bersama warga binaannya pada Rabu (23/09/2026) kemarin.

Mengenakan seragam dinas yang mulai berdebu semen, tangan AIPTU Melkias cekatan ikut mengaduk dan mendorong gerobak coran. Mereka bergotong-royong membangun jembatan swadaya yang menghubungkan Dusun 01 dan Dusun 02.Bagi warga Wangongira, jembatan ini bukan sekadar struktur beton dan besi. Infrastruktur sederhana ini adalah urat nadi harapan. Di atas jembatan inilah anak-anak akan melangkah ke sekolah tanpa harus memutar jauh, hasil kebun warga bisa lebih cepat sampai ke pasar, dan silaturahmi antar-dusun dapat terus terjaga erat.

Di sela-sela kegiatannya, AIPTU Melkias menyempatkan diri duduk lesehan bersama warga untuk beristirahat. Pendekatan yang sangat humanis ini dimanfaatkannya untuk memberikan edukasi Kamtibmas yang dibalut canda dan rasa kekeluargaan.Ia berpesan agar semangat gotong-royong ini terus dijaga sebagai simbol persatuan desa. “Jika ada potensi gangguan Kamtibmas, segera koordinasikan dengan Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas, atau Babinsa agar bisa kita cegah sejak dini,” ujar AIPTU Melkias di hadapan warga.

 Aksi nyata di lapangan ini mendapat apresiasi tinggi dan rasa bangga dari Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu S.H., S.I.K., Kapolres menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh AIPTU Melkias adalah wujud konkrit dari implementasi motto Polres Halmahera Utara, yaitu BERKAT (Beriman, Kasih, dan Tangguh).”Bhabinkamtibmas harus hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai saudara, keluarga, dan penggerak gotong-royong di tengah masyarakat,” tutur AKBP Erlichson.

Kapolres juga memberikan pesan mendalam kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah Halmahera Utara agar terus mencontoh aksi humanis tersebut.”Jadilah polisi yang dicintai rakyat, yang keringatnya menetes bersama rakyat. Teruslah berbaur dan bantu kesulitan warga. Dari hal-hal kecil seperti mengecor jembatan inilah, kepercayaan masyarakat kepada Polri akan semakin besar. Polri harus selalu ada untuk masyarakat. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan teruslah menebar kebaikan,” pungkas Kapolres.

Hingga kegiatan berakhir, proses pengecoran jembatan swadaya berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Hubungan emosional yang erat antara Polri dan masyarakat Wangongira menjadi bukti bahwa keamanan optimal lahir dari kedekatan yang tulus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *