Upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba terus dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pulau Morotai.
Melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), personel Satresnarkoba hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengajak seluruh elemen bersama-sama menjaga Morotai tetap aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Rabu, (17/6).
Kegiatan yang dipimpin oleh P.s. Kasat Resnarkoba Polres Pulau Morotai, Ipda Tutur Wisudho, S.H., dilaksanakan di dua lokasi, yakni Taman Kota Daruba dan Gedung Morotai Islamic Center (ISICC).
Kehadiran personel Kepolisian tidak hanya untuk memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat kemitraan dengan masyarakat dalam menghadapi bahaya narkoba.
Mengusung semangat “Indonesia Bebas Narkoba, Indonesia Maju, Indonesia Emas, Indonesia Kuat”, kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus pengingat bahwa pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Ipda Tutur Wisudho menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak dapat dicapai hanya oleh aparat penegak hukum.
“Perang melawan narkoba membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda, memicu tindak kriminalitas, dan mengancam ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, kepedulian dan kesadaran bersama sangat dibutuhkan untuk mencegah penyalahgunaannya sejak dini,” ungkapnya.
Di Taman Kota Daruba, penyuluhan menyasar Komunitas Supir Angkot Perburuan Daruba. Para pengemudi diberikan pemahaman mengenai dampak narkoba terhadap keselamatan berkendara, risiko hukum bagi pengguna maupun pengedar, serta pentingnya peran sektor transportasi dalam mencegah masuk dan beredarnya narkotika melalui jalur transportasi umum.
Para sopir juga diajak menjadi mitra kepolisian dengan berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Sementara itu, di Gedung Morotai Islamic Center (ISICC), kegiatan diikuti oleh tokoh agama, kaum ibu, pemuda, hingga anak-anak. Dalam suasana yang penuh keakraban, peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai jenis narkotika, termasuk narkoba jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS), dampak buruknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang mengaturnya.
Tak hanya itu, penyuluhan juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Para orang tua diajak untuk lebih aktif mendampingi anak-anak, membangun komunikasi yang terbuka, serta peka terhadap perubahan perilaku yang dapat menjadi tanda awal penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengapresiasi langkah Polres Pulau Morotai yang terus hadir memberikan edukasi secara langsung sebagai bentuk pencegahan dini terhadap bahaya narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, terlihat meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba, tumbuhnya komitmen bersama untuk melindungi generasi muda, serta semakin kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Satresnarkoba Polres Pulau Morotai berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga gerakan “Morotai Keren Tanpa Narkoba” dapat menjadi budaya positif yang tumbuh dari masyarakat untuk masyarakat.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 17 Juni 2026_



