Menanamkan karakter disiplin sekaligus membangun kesadaran pelajar dalam menghadapi arus informasi digital menjadi perhatian Polres Kepulauan Sula melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins tersebut dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sula, Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Senin (19/10/2026) pagi.
Kegiatan diawali dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dipimpin Kabag SDM Polres Kepulauan Sula, AKP Mochtar Saniapon, selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan itu Kasi Humas Polres Kepulauan Sula, IPDA Jaya M. Affandi Soumena, S.H., Kepala MAN 1 Sula, Drs. Ibrahim Umasugi, personel kepolisian, dewan guru, serta para siswa dan siswi.
Dalam amanatnya, AKP Mochtar Saniapon menekankan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam membentuk karakter dan meraih keberhasilan. Ia mengajak para siswa untuk mengikuti upacara dengan tertib, menghormati sesama, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui penghargaan terhadap simbol-simbol negara.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya saling mengoreksi dengan cara yang santun dan positif agar tercipta lingkungan sekolah yang harmonis serta mendukung proses belajar mengajar.
Menurutnya, kehadiran Polri di lingkungan pendidikan tidak hanya untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pembentukan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab.
AKP Mochtar Saniapon turut mendorong para pelajar agar memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan dengan sebaik-baiknya. Waktu belajar, katanya, harus digunakan untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Kepulauan Sula, IPDA Jaya M. Affandi Soumena, S.H., memberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, khususnya dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital.
Ia mengimbau para siswa agar tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya. Setiap informasi perlu diperiksa terlebih dahulu melalui sumber yang jelas dan dapat dipercaya guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.
“Sekarang jarimu, harimu kelak. Setiap unggahan dan komentar di media sosial harus dipikirkan dengan baik. Jadilah pengguna media sosial yang cerdas dan bertanggung jawab, jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta jangan ikut menyebarkan hoaks,” tegas IPDA Jaya.
Selain literasi digital, para pelajar juga mendapat imbauan untuk menjauhi minuman keras dan barang-barang terlarang lainnya. Kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, mengganggu konsentrasi belajar, serta berpotensi menghambat pencapaian cita-cita.
Polres Kepulauan Sula mengajak para siswa untuk mengisi masa muda dengan kegiatan bermanfaat, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta senantiasa mematuhi aturan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Sula berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian, pihak sekolah, dan peserta didik. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, cerdas dalam bermedia sosial, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 19 Oktober 2026_


