Humas Polres Halut – Polres Halmahera Utara menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polre Halut pada Rabu (01/7/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Halut, AKBP ERLICHSON PASARIBU S.H., S.I.K., selaku inspektur upacara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Christina Lesnussa., Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P. serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama (PJU) Polres Halmahera Utara, pimpinan instansi vertikal, perwakilan sektor swasta, Ketua Bhayangkari Cabang Halut Ny. Friska Erlichson, para purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.
Peserta upacara terdiri dari satu peleton personel Kodim 1508/Tobelo, Satu Pleton Kompi Senapan C Yonif Raider Khusus 732/Banau, Satu Pleton Sat Brimob Kompi 1 Batalyon A Kupa-Kupa, empat peleton personel Polres Halut, satu peleton Satpol PP, satu peleton Dinas Perhubungan, serta satu peleton dari Lembaga Pemasyarakatan,Satu regu Basarnas Satu Regu Pramuka Saka Bhayangkara.
Mengusung tema “80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional di tengah dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang, serta memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Dalam amanat Presiden yang dibacakan Kapolres, Kapolres AKBP ERLICHSON PASARIBU S.H., S.I.K., ditegaskan bahwa perjalanan pengabdian Polri selama delapan dekade harus selalu bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Presiden menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri melalui pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan berintegritas.
Amanat tersebut juga tentang tantang yang dihadapi Polri di tengah perkembangan teknologi, ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, serta dinamika geopolitik global yang menuntut institusi kepolisian terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia maupun kelembagaan.
Selain memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri didorong untuk terus mengawal berbagai agenda strategis nasional, memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas.
Polri harus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, responsif, dan prediktif, serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri Polri. Kepercayaan publik adalah modal paling berharga yang harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan retorika semata,” lanjut amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.
Dalam amanat tersebut, Presiden juga memberikan empat arahan strategis kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi ancaman multidimensi, serta meningkatkan kemampuan organisasi agar semakin adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Halut.



