POLRI BERSAMA TIM GABUNGAN MENCEGAH AIR MASUK MASUK KE RUMAH WARGA

HUMAS POLRES HALUT Personel POLRES HALMAHERA UTARA bersama Tim gabungan tanggap bencana yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, aparat kecamatan, pemerintah desa, serta relawan masyarakat bergerak cepat melakukan upaya pembendungan aliran air yang meluap di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara. Luapan air yang dipicu oleh curah hujan tinggi mengancam permukiman warga dan fasilitas umum di sekitar lokasi terdampak.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel gabungan bahu-membahu membangun tanggul darurat dari karung pasir, batu, dan material alam lainnya untuk mengendalikan arus air agar tidak meluas ke pemukiman warga. Di tengah medan yang cukup sulit dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik, semangat gotong royong terlihat jelas antara petugas dan masyarakat setempat.

Selain melakukan pembendungan, personel gabungan juga melakukan pemantauan debit air secara berkala serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan siap melakukan evakuasi apabila terjadi peningkatan volume air secara tiba-tiba. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko kerugian dan memastikan keselamatan warga Desa Doitia.

Kehadiran personel gabungan tanggap bencana di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mempercepat penanganan dampak bencana, sembari menunggu kondisi cuaca kembali normal dan aliran air dapat terkendali sepenuhnya.

Kasie Humas AKP Kolombus Guduru melalui Kapolsek loloda utara IPda Andi Parto S,E menyampaikan keterangan saat ini tim satgas penanganan bencana HALUT (TNI-POLRI ,SATPOL PP BPBD.) dan warga masyarakat telah melakukan pembuatan tanggul darurat di belakang kampung (Desa) dengan karung yang terisi material tanah sungai yang mengalir di pemukiman warga ucap Kapolsek

Kapolsek juga menyampaikan dalam kejadian banjir tersebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi, namun aktivitas warga terhalang atau terganggu dan sebagian besar rumah mengalami terendam air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *