Kapolsek Loloda Utara Gelar Deklarasi Cinta Damai , Tekankan Jaga Kamtibmas dan Toleransi Umat Beragama.

Humas Polres Halut –Kepolisian Resort (Polsek)Kapolsek Loloda Utara IPDA Andi Parto Deklarasi Cinta Damai dan silaturahmi bersama , pemerintah desa, serta tokoh agama dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Loloda Utara, Senin (6/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Gereja Bet-el samuel gisi Dan Masjid muhajirin galao , Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara,

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kades Galao hiar kofia, Imam Masjid Muhajirin Hasim hi saleh, Pendeta magdalena parasiserta, para tokoh masyarakat. toko pemuda Serta masyarakat peserta sekitar 20 orang.

Kapolsek Loloda Utara Ipda andi mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas elemen dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Ia mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, saling menghormati perbedaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Peran tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat penting sebagai penyejuk dan perekat di tengah kehidupan sosial. Dengan kebersamaan, kita yakin wilayah Loloda Utara akan tetap aman, damai, dan harmonis.”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlicshon Pasaribu S.H. S.I.K. melalui keterangan tertulisnya mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Polsek Loloda Utara dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

Kapolres menegaskan bahwa pendekatan persuasif melalui silaturahmi lintas tokoh menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antar elemen masyarakat. Kami berharap sinergi yang sudah terbangun terus dijaga demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Di akhir kegiatan Dilaksanakan Video testimoni ucapan deklarasi/toleransi antar umat beragama dari Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan para Tokoh.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, terutama dalam momentum perayaan Idul Fitri dan Paskah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *