Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026 di Hotel Bella, Ternate, Kamis (29/1) kemarin. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Rakornas pengelolaan keuangan daerah ini dihadiri oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, A. Fatoni, Sekretaris Daerah Provinsi Se-Indonesia, instansi vertikal dan peserta dari kabupaten/Kota se-Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara menggarisbawahi tantangan fiskal berat di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang presisi, mempertahankan program yang berdampak langsung pada penurunan kemiskinan dan stunting, serta meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berperan sebagai pengingat dan pengaman kebijakan agar sesuai aturan.
Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., menekankan fleksibilitas anggaran dalam kondisi darurat dan mendesak. Ia mendorong daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi, revitalisasi BUMD, dan inovasi. Solusi kreatif seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pemanfaatan Dana CSR, dan pinjaman daerah juga diajukan sebagai alternatif pembiayaan. Dirjen juga menargetkan capaian serapan anggaran yang terukur per triwulan untuk menghindari stagnasi di awal tahun.
Kehadiran Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam forum strategis ini menegaskan komitmen Polri untuk mendukung tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 30 Januari 2025_



